Nggak Tau
Beberapa hari ini, putri dari ibu kos mulai belajar ngomong. Kalo manggil mama tuh keras banget kedengeran sampe kamarku. Nggak tau kenapa, seneng gitu dengernya. Pasti seorang ibu akan senang dengan perkembangan anaknya, walau sesederhana itu. Aku aja yang bukan ibunya dan belum menjadi ibu, merasa senang dengarnya apalagi ibunya :").
Sebenarnya kalo dipikir-pikir lagi, kebahagiaan seorang ibu itu emang sederhana. Melihat keluarganya tersenyum, ya memang sesederhana itu.
Jadi teringat beberapa hari lalu, saat aku ngasih kabar ke orang rumah kalo aku dirujuk opname. Nggak tega sebenarnya, tapi mau gimana lagi, anak rantau, uang saku mepet, nggak punya asuransi, mana bisa opname mandiri. Waktu itu ibu nangis ditelepon, memang beliau tidak menunjukkannya secara langsung. Tapi aku tau, beliau menangis. Beliau kecewa akan aku yang nggak bisa jaga diri disini. Beberapa hari setelah itu, ibu baru bisa datang, SENDIRI padahal bisa dibilang jarak yang ditempuh tidak dekat, ya memang ibukku setangguh itu. Terimakasih untuk ibu yang telah menjadi ibuku, terimaksih untuk Tuhan yang memberikanku ibu sesempurna itu. Semesta memang tidak pernah mengecewakanku.
No comments:
Post a Comment